Gus Dur
Judul buku : Samudra
Kezuhudan Gus Dur
Pengarang : K.H. Husein Muhammad
Tahun terbit : 2019
Cetakan ke : I
Penerbit : Diva Press
Resume
Gus
Dur merupakan sosok yang dikenal dengan kata-katanya “begitu aja ko repot”.
Selama hidupnya berusaha memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan yang bisa
“memanusiakan manusia”. Sehingga ketika beliau wafat tanggal 30 Desember 2009
banyak yang turut belasungkawa dari segala macam kalangan baik kiai, santri,
abangan, pendeta, romo, penganut konghucu, dan sebagainya. Meski begitu masih
ada beberapa pihak atau orang yang membenci Gus Dur sebab kalimat atau tindakan
yang pernah dilakukan oleh Gus Dur seperti tentang agar “assalamu’alaikum”
diganti “selamat pagi/siang/sore” kemudian pembelaan yang begitu kuat kepada
non-muslim serta pencabutan TAP MPRS XXV/1966 untuk menghargai keyakinan
manusia (pluralisme). Hal itu oleh beberapa orang dianggap sebagai cacat-cacat
Gus Dur yang tidak bisa dimaafkan. Sebaliknya bagi orang yang benar-benar
mengenal dan mencintai beliau, mereka memberi Gus Dur julukan sebagai guru
bangsa, Bapak Pluralisme, pelindung kaum minoritas, pembela kaum tertindas,
waliyullah, sang sufi besar, dan sebagainya. Dari hal tersebut, kita bisa
belajar bahwa kita adalah orang biasa dihadapan orang yang tak mengenal kita,
kita adalah orang yang baik menurut orang yang memahami kita, dan kita mungkin
saja adalah orang yang sangat buruk dimata orang yang membenci kita.
Gus Dur sosok yang selalu ingin memandang manusia siapapun mereka dan dimanapun mereka berada, sebagai manusia ciptaan Tuhan. Sebagaimana Tuhan menghormatinya, beliaupun ingin menghormatinya. Sebagaimana Tuhan mengasihinya, beliau juga ingin mengasihinya. Semoga kita dapat meneladani sifat-sifat baik Gus Dur, amin.
sekian,
semoga bermanfaat ya

Komentar
Posting Komentar